SDGs #5 Gender

Konsistensi dan Semangat Berprestasi Antarkan Erica Jadi Wisudawan Terbaik Prodi

Perjalanan kuliah Erica Febriana Saputri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang diwisuda pada Rabu (11/2/2026) di Gedung Olahraga (GOR) UNY, menjadi bukti bahwa konsistensi dan semangat belajar yang tinggi mampu mengantarnya meraih prestasi gemilang. Mahasiswi asal Klaten ini berhasil menyandang predikat wisudawan terbaik Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dengan capaian IPK 3,90.

Angkat Pembelajaran Sejarah Kontekstual, Roro Wilis Tawarkan Model Inovatif di Sekolah Menengah

Wacana Society 5.0 menuntut dunia pendidikan untuk bergerak melampaui sekadar transfer pengetahuan. Tantangan ini dijawab oleh Roro Wilis, M.Pd melalui tesis magisternya yang mengkaji penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 9 Yogyakarta. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran sejarah dapat dihidupkan secara lebih bermakna dengan mengaitkan materi pelajaran pada konteks nyata kehidupan peserta didik.

Sunyi Berbuah Prestasi, Liring Anindya Lulus Cumlaude di UNY

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus inklusif melalui capaian membanggakan salah satu lulusannya. Liring Anindya Maharani, mahasiswa tunarungu Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), berhasil menyelesaikan studi dengan predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75.

Menunda Demi Mimpi, Amalia Raih IPK 3,95 di S2 UNY Berkat Beasiswa Unggulan

Ribuan toga terangkat serempak di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (11/2/2026). Di antara deretan wisudawan itu, terselip kisah tentang keberanian menunda, kesabaran menanti, dan keteguhan mengejar mimpi.

Amalia Nabilah Aldhamai, lulusan Program Studi Linguistik Terapan (S2), Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) UNY, menuntaskan studinya dengan capaian nyaris sempurna: IPK 3,95. Namun, pencapaian itu tidak diraihnya dalam waktu singkat atau tanpa pertimbangan matang.

Dari Organisasi hingga Kampus Mengajar, Perjalanan Desi Safitri Menuju Lulusan Terbaik UNY

Kesuksesan Desi Safitri meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 dan dinobatkan sebagai wisudawan dengan IPK tertinggi jenjang sarjana pada Wisuda Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode Februari 2026, Rabu (11/2/26) di GOR UNY, tidak diraih secara instan. Capaian tersebut merupakan akumulasi proses panjang yang ditempa melalui pengalaman akademik, organisasi, dan pengabdian di bidang pendidikan.

Bioremediasi sebagai Solusi Ramah Lingkungan Berbasis Sains

Di tengah meningkatnya persoalan pencemaran lingkungan, bioremediasi muncul sebagai salah satu pendekatan ilmiah yang menawarkan solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan. Di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kepakaran ini dikembangkan secara konsisten oleh Prof. Dr. Ir. Suhartini, MS., akademisi yang menekuni bioremediasi sebagai jalan pemulihan lingkungan berbasis proses biologis alami.

Mahasiswa Pendidikan Tata Busana UNY Tunjukkan Keahlian Lewat Layanan Permak di Pra-Konaspi

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan Pra-Konaspi XII melalui layanan permak seragam batik, kaos dan celana bagi para peserta. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 orang delegasi dari 12 perguruan tinggi negeri LPTK se-Indonesia.

DWP UNY Sambut Dharma Wanita dari 12 LPTK se-Indonesia dalam Talkshow Literasi Kesehatan

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menerima kunjungan Ibu-ibu Dharma Wanita dari 12 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) se-Indonesia dalam rangka rangkaian kegiatan Pra Konaspi XII Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis (23/1) bertempat di Aula Gedung Moch. Amien, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNY.

Dari Kekhawatiran ke Prestasi, Leni Firda Raih IPK 3,99 di UNY

Perjalanan akademik Leni Firda Kurnia Sari bukanlah kisah yang berjalan mulus sejak awal. Alumni SMKN 2 Pengasih Kulonprogo tersebut sempat berdiri di persimpangan jalan setelah kelulusan - antara langsung bekerja atau melanjutkan pendidikan tinggi. Keterbatasan ekonomi keluarga membuat pilihan kuliah terasa seperti mimpi yang terlalu tinggi. Namun, dari keraguan itulah tumbuh keyakinan yang mengantarkannya menjadi salah satu mahasiswa berprestasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan capaian IPK 3,99.