Tim PPK Ormawa REALITY UNY Awali Program Pemberdayaan Kesehatan dengan Bentuk Lembaga GIZIMPACT

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UKMF Penelitian REALITY Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) resmi memulai pelaksanaan Program KSATRIA (Kebonharjo Sehat, Tangguh, Berdaya) melalui kegiatan sosialisasi sekaligus pembentukan Lembaga Kader Kesehatan GIZIMPACT di Balai Kalurahan Kebonharjo, Kapanewon Sleman, belum lama ini. Kegiatan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kalurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian kesehatan berbasis potensi lokal.

Sosialisasi dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kalurahan Kebonharjo Sugimo, S.IP., kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dari UNY hadir dosen pendamping PPK Ormawa Dr. Rendy Roos Handoyo, M.Pd., dan PIC Fakultas Ilmu Pendidikan Tampi Prehadini, M.Pd., yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program pemberdayaan tersebut.

Program KSATRIA digagas oleh Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIP UNY yang beranggotakan Ahmad Nazarudin Ari Nuha, Wahyu Widiastutik, Eep Ayu Andini, Akmalunisa Qotrunada Assyifany, Hanin Rana Fathin, Nadia Alifa Rismananda, Novi Amelia Sari, Ariev Zauhari, Nisrina Nuri Afifah, Fatih Razin Zaidan, Hanna Muthiah, Moh. Adnan Firdaus, Mahfudz Fathurrohman, Nabil Indriya Syahira, dan Nabil Ahmad Firdaus. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam bidang kesehatan melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, sambutan, dan senam bersama yang diikuti warga. Pada sesi utama, tim memaparkan tujuan, manfaat, serta rencana pelaksanaan Program KSATRIA. Sosialisasi ini menjadi ruang dialog untuk membangun pemahaman sekaligus memperkuat sinergi antara tim pelaksana dan masyarakat agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Momentum penting dalam kegiatan tersebut adalah pembentukan Lembaga GIZIMPACT, yang menjadi wadah kader kesehatan, karang taruna, dan posyandu dalam menggerakkan berbagai program kesehatan masyarakat di Kalurahan Kebonharjo. Keberadaan lembaga ini diharapkan mampu memastikan keberlanjutan program melalui optimalisasi potensi lokal serta mendukung pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP), RPJMKalurahan, Asta Cita, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Ketua Pelaksana PPK Ormawa, Ahmad Nazarudin Ari Nuha, berharap pembentukan GIZIMPACT menjadi fondasi bagi lahirnya gerakan kesehatan masyarakat yang mandiri. "Kami berharap GIZIMPACT tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan PPK Ormawa, tetapi juga mampu terus berkembang sebagai motor penggerak kesehatan masyarakat di Kalurahan Kebonharjo. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan," ujarnya.

Melalui Program KSATRIA, Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIP UNY menegaskan komitmennya untuk menghadirkan inovasi pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan warga diharapkan mampu menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih tangguh, mandiri, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat UNY Berdampak.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kapasitas masyarakat, kolaborasi multipihak, serta pembangunan kesehatan berbasis komunitas.

Penulis
Tim PPKO Reality
Editor
dedy
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus