Talkshow Job Fair Akbar Bekali Pencari Kerja Hadapi Peluang Industri yang Kian Berkembang

Para pencari kerja yang menghadiri Job Fair Akbar di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (10/6/26), tidak hanya memperoleh akses terhadap ribuan lowongan pekerjaan, tetapi juga mendapatkan wawasan langsung mengenai perkembangan industri dan kebutuhan dunia kerja melalui talkshow yang menghadirkan Direktur Utama PT Putra Wijayakusuma Sakti (PWS), Danang Agung Indarto, S.E., MBA., CFP., dan HR Supervisor PT Auri Steel Metalindo, Ari Rahman Subastian.

Dalam talkshow tersebut, Danang Agung Indarto menjelaskan bahwa sektor industri nasional saat ini masih menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia sekaligus sumber penciptaan lapangan kerja yang sangat besar. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil dan peningkatan investasi telah membuka peluang kerja baru di berbagai sektor, khususnya manufaktur dan industri pengolahan. "Investasi yang terus tumbuh menjadi sinyal positif bagi pencari kerja karena berdampak langsung pada pembukaan lapangan kerja. Pada 2025, realisasi investasi mencapai lebih dari Rp1.931 triliun dan mampu menyerap sekitar 2,71 juta tenaga kerja," ungkap Danang.

Ia menambahkan bahwa kawasan industri memiliki peran penting dalam menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam lima tahun terakhir, jumlah kawasan industri di Indonesia meningkat signifikan dan menjadi pusat aktivitas manufaktur yang menyerap jutaan tenaga kerja. Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang mengalami perkembangan kawasan industri yang pesat dan menawarkan banyak peluang karier bagi generasi muda.

Selain membahas peluang kerja, Danang juga mengingatkan peserta bahwa dunia industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kombinasi keterampilan teknis dan soft skills. Kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, beradaptasi dengan teknologi, serta memiliki pengalaman magang dan sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah yang semakin dicari perusahaan.

Sementara itu, HR Supervisor PT Auri Steel Metalindo, Ari Rahman Subastian, memperkenalkan profil perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur baja ringan dan konstruksi baja lapis. Menurutnya, pertumbuhan sektor konstruksi dan industri turut meningkatkan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan yang berlokasi di Kawasan Industri Kendal tersebut.

Ari menjelaskan bahwa PT Auri Steel Metalindo mengedepankan nilai keselamatan kerja, kualitas, efisiensi, dan keberlanjutan dalam setiap proses bisnisnya. Ia juga menegaskan bahwa perusahaan terus membuka kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang bersama industri.

"Kami mencari sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kemauan belajar, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri," kata Ari. Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, para peserta memperoleh gambaran mengenai tren kebutuhan tenaga kerja, peluang karier di sektor industri, serta kompetensi yang perlu dipersiapkan agar mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Talkshow ini menjadi salah satu rangkaian Job Fair yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY bekerjasama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan dukungan BPJS Ketenagakerjaan. Job fair menghadirkan 43 perusahaan dengan 394 formasi jabatan dan kebutuhan tenaga kerja sebanyak 2.671 orang. Selain membuka akses rekrutmen, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum untuk memahami dinamika dunia kerja langsung dari para praktisi industri.

Penulis
Dedy
Editor
Sudaryono
Kategori Humas
IKU 5. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat
IKU 6. Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia