Siapkan Calon Pendidik Berkompetensi Global, UNY dan Philippine Normal University Kembangkan Program International Teaching Practice

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali meneguhkan reputasinya sebagai Universitas Kependidikan Kelas Dunia melalui kemitraan berdampak internasional, pengembangan pendidik guru berkompetensi global. Berkolaborasi dengan Philippine Normal University (PNU), Filipina, UNY menginisiasi program International teaching Practice yang berlangsung baru-baru ini.

Program intensif selama hampir dua bulan ini mengusung tema besar "Pendidikan Guru Berkompetensi Global” yang dibalut dengan kegiatan visiting professor, workshop pertukaran budaya, dan keterlibatan komunitas, serta aktivitas imersif di sekolah mencakup observasi, praktik mengajar dan diskusi reflektif dengan guru dan siswa di sekolah-sekolah mitra.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi UNY, Prof. Soni Nopembri, M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan antusiasme tinggi atas kehadiran delegasi dan mahasiswa calon guru PNU. Beliau menekankan bahwa program ini wujud komitmen dua perguruan tinggi kependidikan kelas dunia untuk membangun kemitraan yang memperkuat pendidikan guru di negara masing-masing dan berkontribusi terhadap pemenuhan SDGs 4 dan 17. Tentunya, beliau berharap kolaborasi ini berdampak pada perluasan kerja sama yang berkelanjutan, menumbuhkan perspektif global terkait sistem pendidikan di negara masing-masing dan mendorong pemahaman lintas budaya antara Indonesia dan Filipina.

Program dimulai dengan kegiatan visiting profesor sebagai pembekalan pra-observasi dan praktik mengajar terbimbing di sekolah. Dua dosen PNU memberikan kuliah tamu dengan fokus studi komparatif sistem pendidikan di Indonesia dan Filipina dan praktik pengajaran yang ada di Indonesia. Selanjutnya, dosen pendamping membersamai mahasiswa PNU ke tiga sekolah berbeda, yaitu SMP Muhammadiyah 3 Depok, SMP/SMA Cahaya Bangsa, dan SMP/SMA Mutiara Persada untuk melakukan praktik mengajar. Selama berada di sekolah, mahasiswa UNY dan PNU, serta mahasiswa calon guru dari UNY dan PNU didampingi guru mentor, terlibat aktif dalam berbagai rangkaian kegiatan imersif di komunitas sekolah, seperti observasi pembelajaran di kelas, praktik mengajar kolaboratif, diskusi reflektif dan workshop pemahaman lintas budaya yang menghadirkan tidak hanya mahasiswa PNU tetapi juga siswa-siswi internasional yang kebetulan hadir di sekolah mitra. Di kampus, para mahasiswa berkesempatan merefleksikan pengalaman mengajar dan berinteraksi dengan warga sekolah dengan dosen pendamping dari UNY.

Guna memperkaya pengalaman dan pemahaman sosiokultural di Indonesia, UNY juga mengintegrasikan program imersi budaya dan pembelajaran berbasis komunitas. Delegasi PNU dijadwalkan mengunjungi berbagai destinasi pembelajaran bersejarah dan konservasi alam di Yogyakarta, seperti Museum Pendidikan Indonesia (MPI) UNY, Candi Borobudur, Candi Prambanan, pusat kerajinan Batik Giriloyo, hingga kunjungan sosial-keagamaan di Kampung Jogokaryan. Koordinator Program, Dr. Iqbal Arpannudin, M.Pd., dari FISIP UNY, berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah dirancang dapat berjalan lancar. "Kami berharap program ini menjadi babak yang bermakna dalam perjalanan akademik para peserta, yang mampu menginspirasi lahirnya refleksi, kolaborasi erat, serta komitmen berkelanjutan demi memajukan mutu pendidikan di tingkat regional maupun dunia," ujarnya.

Melalui program kemitraan Pengembangan Pendidikan Guru Berkompetensi Global ikatan kemitraan jangka panjang antara UNY dan PNU diharapkan semakin kokoh, sekaligus membuka peluang yang lebih luas untuk kolaborasi riset bersama dan penguatan kualitas pendidikan lintas negara di masa depan.

Penulis
Ella Wulandari
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 6. Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia