Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi angkatan 2024 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta penggunaan pestisida yang aman di Dusun Kendal, Desa Bangunkerto, Kapanewon Turi, Sleman. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).
Kegiatan yang berada di bawah bimbingan Nur Hidayah, S.Sos., M.Si. ini diketuai oleh Khoiria Nabila Febriyanti bersama anggota tim Renova Aini Azizah, Anisa Yunita Sari, Elya Rizki, Eni Nurrahmawati, Asti Suci, dan Nanik Finanda. Program tersebut dilatarbelakangi masih rendahnya kesadaran hidup bersih pada anak-anak serta minimnya pemahaman petani mengenai penggunaan pestisida yang aman dan sesuai prosedur.
Ketua pelaksana, Khoiria Nabila Febriyanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini sekaligus menerapkan praktik pertanian yang aman. “Hal-hal sederhana seperti mencuci tangan dengan benar atau menggunakan pestisida sesuai aturan dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat apabila dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Penyuluhan dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama ditujukan kepada ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Kendal dengan materi penggunaan pestisida yang tepat, dampak residu pestisida bagi kesehatan, serta cara mencuci sayuran yang aman untuk dikonsumsi keluarga. Sesi kedua menyasar anak-anak TPA Dusun Kendal melalui edukasi dan praktik langsung delapan langkah mencuci tangan menggunakan media poster interaktif.
Sebagai tindak lanjut, tim mahasiswa juga membagikan leaflet mengenai penggunaan pestisida yang aman dan tips mencuci sayuran kepada anggota KWT, serta memasang poster edukasi cuci tangan di lingkungan TPA. Menurut Renova Aini Azizah, media edukasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat terus mengingat dan menerapkan materi yang telah disampaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dosen pembimbing, Nur Hidayah, berharap kegiatan ini menjadi implementasi nyata pembelajaran SDGs yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah sekaligus mendorong mahasiswa menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat di masyarakat. Melalui program ini, masyarakat Dusun Kendal diharapkan semakin sadar akan pentingnya hidup sehat dan mampu menerapkan praktik pertanian yang lebih aman, sehingga kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
English