Selama kurang lebih empat bulan, mahasiswa Program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam Tim Vidyapatha Mengabdi melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Kampung Baca Giwangan, Kota Yogyakarta. Mengusung tema “Transformasi Kreatif Kampung Baca: Wujudkan Generasi Cerdas, Media dan Masyarakat Produktif”, program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam memperkuat pendidikan, literasi, lingkungan, keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan warga.
Selama masa pengabdian, Tim Vidyapatha menghadirkan sejumlah program unggulan, di antaranya GiFest, Digital Learning Hub, dan JBM Fest yang berfokus pada peningkatan kreativitas, literasi, serta pemberdayaan masyarakat. Berbagai program pendukung turut dilaksanakan, seperti pendampingan TPA, bimbingan belajar, pendampingan PAUD, pengelolaan bank sampah, edukasi lingkungan, kegiatan keagamaan, hingga aktivitas kesehatan dan sosial kemasyarakatan.
Di bidang pendidikan, mahasiswa secara rutin mendampingi anak-anak melalui kegiatan bimbingan belajar, PAUD, dan TPA. Kehadiran mereka tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, karakter positif, dan semangat belajar. Berbagai kegiatan dirancang agar proses belajar berlangsung menyenangkan sekaligus mampu memotivasi anak-anak untuk terus berkembang.
Komitmen terhadap lingkungan diwujudkan melalui program bank sampah, edukasi pengelolaan sampah, perbaikan plang sampah, serta kegiatan bersih-bersih rumah baca. Melalui program tersebut, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan memahami pentingnya pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, penguatan nilai-nilai keagamaan dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti Kultum Ramadan, Khotmil Quran, TPA, dan kegiatan kebersamaan warga. Program-program tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan memperkuat nilai spiritual di lingkungan Kampung Baca Giwangan.
Dalam aspek pemberdayaan ekonomi dan teknologi, mahasiswa memberikan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, optimalisasi penggunaan QRIS, serta pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha. Selain itu, mereka juga menginisiasi berbagai program literasi keuangan seperti Financial Planner for Kids, Literasi Keuangan Gen Alpha, dan Celengan Pintar Anak Kreatif untuk menanamkan pemahaman pengelolaan keuangan sejak dini.
Beragam inovasi pendidikan dan literasi digital turut dihadirkan melalui program Digital Learning Hub #2, Monobijak, pelatihan penulisan cerpen dan puisi, serta SPOK Explorer. Program-program tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan literasi, kreativitas, keterampilan berbahasa, dan kecakapan digital anak-anak sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Kehadiran mahasiswa PLK UNY mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengelola Kampung Baca Giwangan. Pengelola Kampung Baca Giwangan, Fajar, menilai program-program yang dijalankan telah memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan literasi dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu pelaksanaan berbagai kegiatan, tetapi juga menghadirkan semangat baru dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan Kampung Baca Giwangan.
Program ini dibimbing oleh Dr. Lilia Pasca Riani, S.E., S.T., M.Sc. selaku Dosen Pembimbing Lapangan dan dilaksanakan oleh sepuluh mahasiswa lintas program studi, yaitu Fuad Azhar Abdul Fatah dan Fayyadh Ma'shum Hidayatullah (Teknologi Pendidikan), Serena Yasmin Hapsari dan Tri Nugraheni (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Windha Fadilla, Jihan Rahayuningsih, Aghnia Alum Haniatun, dan Fitri Setyaningrum (Pendidikan Akuntansi), serta Nurul Ismawati dan Dita Radyna Ningrum (Pendidikan Ekonomi).
Kolaborasi lintas disiplin ilmu tersebut menjadi kekuatan utama Tim Vidyapatha dalam menghadirkan program-program yang kreatif, edukatif, responsif, dan berbasis teknologi. Dengan mengusung semangat C.E.R.T.A.S. (Creative, Educative, Responsive, Technological, and Social) serta tagline “Sekali Mengabdi, Selamanya Berarti”, mahasiswa berharap seluruh program yang telah dijalankan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi Kampung Baca Giwangan. Program ini sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menciptakan ruang belajar yang bermakna, memberdayakan potensi lokal, dan menghadirkan perubahan positif bagi lingkungan sekitar.
English