UNY Perkuat Layanan Kesehatan Mental Mahasiswa melalui Kerja Sama dengan Nightline University of Münster, Jerman

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa melalui kerja sama internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Unit Layanan Bimbingan dan Konseling (ULBK) dengan Nightline University of Münster, Jerman, pada Jumat, 24 April 2026. MoU ditandatangani langsung oleh Diana Septi Purnama, Ph.D., selaku kepala ULBK UNY dan Anna Gausepohl, M.Ed., selaku Ambassador Nightline Münster. Penandatanganan ini sekaligus menandai lahirnya Nightline Jogja sebagai listening service pertama di Indonesia.

Kerjasama ini menghadirkan Nightline Jogja sebagai listening service yang menyediakan ruang aman bagi mahasiswa maupun masyarakat umum di Yogyakarta untuk bercerita dan memperoleh dukungan emosional. Berbeda dari layanan konseling pada umumnya, Nightline beroperasi khusus pada malam hari, yaitu rentang waktu ketika kerentanan emosional seseorang cenderung memuncak, sementara layanan konseling tatap muka reguler biasanya sudah tidak beroperasi. Sebagai wujud kepedulian dalam menyediakan fasilitas peer-support bagi mahasiswa, Nightline Jogja dikelola langsung oleh mahasiswa, dengan jangkauan layanan bagi mahasiswa maupun masyarakat umum. Hal ini diharapkan mampu menjangkau kebutuhan sivitas akademika dan masyarakat dengan pendekatan yang lebih setara dan tidak berjarak.

"Nightline Jogja digagas dengan sejumlah tujuan utama, diantaranya menghadirkan layanan konseling yang mudah diakses oleh sivitas akademika pada malam hari, memberikan dukungan psikologis awal bagi individu yang mengalami permasalahan emosional, akademik, maupun sosial, meningkatkan responsivitas ULBK terhadap kebutuhan sivitas akademika, serta menekan risiko munculnya permasalahan psikologis yang lebih serius melalui intervensi dini" papar Diana.

Selain itu, layanan ini menjunjung tinggi prinsip-prinsip utama dalam operasionalnya, yaitu non-judgemental (tidak menghakimi), non-directive (tidak mengarahkan atau menggurui), anonymous (anonim), confidential (rahasia), dan independen. Berbekal prinsip-prinsip tersebut, setiap individu yang membutuhkan ruang bercerita dapat mengakses layanan ini tanpa perlu khawatir akan penilaian dari pihak lain.

Melalui kerja sama ini, UNY kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswanya. Ke depan, kolaborasi antara ULBK UNY dan Nightline University of Münster diharapkan terus berkembang melalui berbagai program peningkatan layanan kesehatan mental, penguatan kapasitas relawan peer-support, serta perluasan jejaring kerja sama internasional guna mewujudkan lingkungan kampus yang sehat, suportif, dan berdaya saing global.

Penulis
Diana Septi
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 6. Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia