Aksi Nyata Mahasiswa UNY di Tengah Masyarakat, Program PLK Hidupkan Pemberdayaan di Panti Bina Insan Mandiri

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam Tim Pembelajaran Luar Kampus (PLK) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Panti Bina Insan Mandiri, Sedayu, Bantul. Kegiatan ini menjadi wujud implementasi pembelajaran berbasis praktik sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat yang menyasar berbagai lapisan, mulai dari anak-anak hingga pelaku usaha mikro.

Tim PLK ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Agus Darmono, S.Sos., dengan anggota tim Muhammad Akmal Fadhila (Manajemen 2023) sebagai ketua, Davin Yafi Alim dan Luthfi Putra Ramadhani (Manajemen 2023) sebagai perlengkapan, Novita Dian Susilowati dan Nailah Azka Iftinah (Teknik Industri 2023) sebagai PDD, Nadyana Novianti Rihandono Putri dan Hany Tri Rahayu (Pendidikan IPA 2023) sebagai humas dan sponsor, Najla Kayla Latifah (Pendidikan IPA 2023) sebagai sekretaris, Galang Sadewa (Pendidikan Nonformal 2023) sebagai bendahara, serta Esti Wangi (Pendidikan Nonformal 2023) sebagai humas dan sponsor.

Ketua tim PLK, Muhammad Akmal Fadhila, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi didasarkan pada peran strategis panti yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengasuhan, tetapi juga sebagai lembaga pengembangan masyarakat. “Panti ini memiliki binaan yang tersebar di berbagai desa, sehingga jangkauan program menjadi lebih luas dan berdampak,” ujarnya.

Selama tujuh hari pelaksanaan, tim PLK UNY menghadirkan berbagai program lintas bidang. Pada sektor lingkungan, mahasiswa menginisiasi pengolahan dan pemilahan sampah organik dan anorganik yang dimanfaatkan untuk pengembangan kebun sayur berbasis limbah. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Di bidang ekonomi, mahasiswa memberikan edukasi literasi keuangan, termasuk pengelolaan keuangan rumah tangga dan kebiasaan menabung. Selain itu, dilakukan pendampingan bagi pelaku UMKM melalui pelatihan pengemasan produk, pemasaran berbasis media sosial, hingga pengenalan proses legalitas usaha melalui seminar dan workshop.

Sementara itu, pada bidang pendidikan, mahasiswa menghadirkan pembelajaran interaktif melalui kegiatan “Fun Science Magic” yang dirancang untuk meningkatkan minat belajar anak-anak. Program ini dilengkapi dengan pengembangan media pembelajaran kreatif yang mudah dipahami dan menyenangkan.

Pemberdayaan juga menyasar kelompok ibu-ibu melalui pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi produk bernilai guna, serta pembuatan produk ramah lingkungan seperti totebag dan tumbler dari bahan daur ulang. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Selain program edukatif, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan sosial seperti senam bersama dalam program “Langkah Sehat”, kerja bakti membersihkan lingkungan panti, serta kegiatan belanja bersama anak-anak panti. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendampingi anak-anak untuk memilih kebutuhan mereka secara langsung sesuai anggaran yang tersedia.

Akmal menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan dampak nyata dan berkelanjutan. “Kami berharap program ini tidak berhenti setelah PLK selesai, tetapi dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat,” katanya.

Kehadiran mahasiswa UNY disambut positif oleh masyarakat. Antusiasme terlihat dari partisipasi aktif warga dalam setiap kegiatan. Dukungan dari pihak kampus dan pengelola panti turut memperkuat pelaksanaan program, sehingga tercipta sinergi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat.

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kegiatan pembelajaran interaktif, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pendampingan UMKM dan literasi keuangan, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengolahan limbah dan praktik daur ulang.

Melalui program ini, mahasiswa UNY kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Penulis
Talitha
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus