UNY Perkuat Posisi sebagai Pusat UTBK, 15.783 Peserta Siap Ikuti Ujian

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyatakan kesiapan penuh dalam menyukseskan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026. Kesiapan tersebut ditegaskan dalam rapat persiapan teknis yang diselenggarakan oleh Pusat UTBK UNY pada Rabu (15/4) di Ruang Sidang Utama Rektorat.

Kepala Unit Admisi UNY, Dr. Bambang Saptono, menyampaikan bahwa pada pelaksanaan UTBK tahun ini, UNY akan melayani sebanyak 15.783 peserta yang tersebar dalam enam hari pelaksanaan dengan total 12 sesi ujian. Setiap sesi dijadwalkan secara ketat dan terstruktur, terdiri atas sesi pagi dan siang, guna memastikan kelancaran serta kenyamanan peserta selama mengikuti ujian.

Sementara itu, Sekretaris Admisi, Prof. Dr. phil. Ir. Didik Hariyanto, menegaskan bahwa seluruh ujian akan dilaksanakan di laboratorium komputer yang tersebar di berbagai fakultas, lembaga, dan unit di Kampus Karangmalang. “UNY menyiapkan 69 ruang ujian dengan kapasitas hingga 1.405 peserta per sesi. Hal ini menunjukkan kesiapan infrastruktur kami dalam mengakomodasi jumlah peserta secara efektif dan efisien,” ujarnya.

Dari sisi sumber daya manusia, UNY juga melakukan persiapan secara optimal dengan melibatkan ratusan personel. Tercatat sebanyak 781 pengawas dan 138 teknisi ruang akan bertugas, didukung oleh petugas keamanan, kesehatan, serta tenaga administrasi untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib dan profesional.

UNY turut menunjukkan komitmen terhadap prinsip aksesibilitas dan inklusivitas dengan menyediakan fasilitas khusus bagi peserta berkebutuhan khusus, seperti tunanetra, tunarungu, dan tunadaksa. Para peserta tersebut akan ditempatkan pada lokasi dan sesi khusus dengan pendampingan yang disesuaikan. Pada UTBK kali ini terdapat 6 peserta tunanetra, 3 peserta tunadaksa dan 8 peserta tunarungu. 

Sekretaris Pusat TIK sekaligus Koordinator TIK UTBK UNY, Dr. Restu Widiatmono, menjelaskan bahwa berbagai fasilitas penunjang telah disiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan. Fasilitas tersebut meliputi metal detector, sistem pengamanan berupa jammer sinyal komunikasi, jaringan internet yang bekerja sama dengan Telkom, serta dukungan listrik dan genset dari PLN. Selain itu, UNY juga menyediakan area parkir, ruang tunggu, penitipan barang, serta layanan kesehatan dan ambulans.

Dalam aspek pengawasan, Kepala Penjaminan Mutu UNY, Prof. Dr. Lia Yuliana, menegaskan bahwa pihaknya akan menerapkan sistem monitoring dan evaluasi (monev) secara ketat. “Kami memastikan seluruh proses pelaksanaan UTBK-SNBT berjalan sesuai dengan standar nasional yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, Ph.D., menyampaikan optimisme bahwa dengan kesiapan yang matang dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, sistem, dan layanan peserta, UNY mampu menyelenggarakan UTBK-SNBT 2026 secara lancar, tertib, aman, dan berintegritas tinggi.

Pelaksanaan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Negeri Yogyakarta sebagai salah satu pusat UTBK nasional yang profesional dalam mendukung proses seleksi masuk perguruan tinggi di Indonesia. Upaya ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan seleksi pendidikan tinggi yang adil dan berkualitas, SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui penyediaan akses inklusif bagi peserta berkebutuhan khusus, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui pelaksanaan ujian yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Penulis
Sudaryono
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU