Maestro-Evo UNY Buktikan Kapasitas Robotika Nasional, Raih Juara II dan Best Strategy di KRAI 2026

Tim Robotika Maestro-Evo Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan kiprahnya sebagai salah satu tim robotika mahasiswa terbaik di Indonesia. Dalam ajang Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan di Universitas Jember pada 9–12 Juli 2026, tim ini berhasil meraih Juara II Nasional sekaligus menyabet penghargaan Best Strategy, sebuah apresiasi atas strategi terbaik yang diterapkan selama kompetisi.

Prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani tim dalam merancang, mengembangkan, menguji, hingga menyempurnakan robot sesuai tema ABU Robocon 2026 "Kung Fu Quest". Selain menghadirkan robot dengan tingkat presisi yang tinggi, tim juga dituntut mampu menyusun strategi pertandingan yang efektif agar mampu menyelesaikan setiap tantangan secara cepat dan akurat.

Sepanjang kompetisi, Maestro-Evo tampil konsisten dan berhasil melaju hingga babak final. Kemampuan tim dalam memadukan inovasi teknologi dengan strategi pertandingan yang matang menjadi salah satu faktor utama keberhasilan mereka, yang kemudian diapresiasi melalui penghargaan Best Strategy.

Dosen pembimbing Tim Robotika Maestro-Evo UNY, Dr. Herlambang Sigit Pramono, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari dedikasi mahasiswa yang telah menjalani proses persiapan secara intensif selama berbulan-bulan. "Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kolaborasi seluruh anggota tim. Mereka tidak hanya dituntut menghasilkan robot yang andal, tetapi juga mampu berpikir cepat dalam menyusun strategi di setiap pertandingan. Penghargaan Best Strategy menunjukkan bahwa mahasiswa UNY memiliki kemampuan analitis, kreativitas, serta kerja sama tim yang sangat baik," ujarnya.

Menurut Herlambang, keberhasilan Maestro-Evo juga mencerminkan komitmen UNY dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis riset dan inovasi. Melalui berbagai kompetisi robotika, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), sekaligus menghasilkan solusi inovatif yang relevan dengan perkembangan industri. Upaya tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran dan penguasaan keterampilan abad ke-21.

Lebih lanjut, pengembangan robotika yang dilakukan Tim Maestro-Evo turut mendukung SDGs poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penciptaan teknologi berbasis rekayasa yang mendorong budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Keberhasilan tim ini juga merupakan hasil sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan dukungan institusi, sehingga mencerminkan implementasi SDGs poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Ajang KRAI merupakan kompetisi robotika paling bergengsi di tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pada tahun 2026, sebanyak 28 tim dari berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia berkompetisi memperebutkan gelar juara nasional.

Keberhasilan Maestro-Evo semakin memperkuat posisi UNY sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan talenta unggul di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan inovasi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan mahasiswa yang berkelanjutan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga siap berkontribusi dalam pengembangan teknologi untuk kemajuan bangsa.

Penulis
Tim Maestro Evo
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus