Mahasiswa PLK UNY Gelar Pelatihan Optimalisasi Aplikasi Perpustakaan Desa Berbasis Web di Somoketro

Upaya peningkatan literasi dan penguatan tata kelola perpustakaan desa terus dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui program Pembelajaran Luar Kampus (PLK). Kali ini, tim PLK UNY Desa Somoketro, Salam, Magelang, menyelenggarakan pelatihan dan optimalisasi aplikasi perpustakaan desa berbasis web guna mendukung transformasi layanan perpustakaan yang lebih modern dan efisien.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Azizah Nurdiana, mahasiswa pendidikan teknik informatika Fakultas Teknik UNY, yang memberikan pemaparan sekaligus praktik langsung penggunaan aplikasi otomasi perpustakaan berbasis web. Materi pelatihan mencakup instalasi sistem, pengelolaan data anggota, katalogisasi buku, hingga pengaturan administrasi perpustakaan secara digital.

Dalam penyampaiannya, Azizah menekankan pentingnya digitalisasi perpustakaan desa sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akses informasi masyarakat. “Melalui aplikasi berbasis web, pengelolaan perpustakaan menjadi lebih terstruktur, mudah diakses, dan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti oleh pengelola perpustakaan desa serta perangkat desa setempat yang antusias mempelajari sistem baru tersebut. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga praktik langsung mulai dari instalasi aplikasi hingga input data koleksi dan anggota perpustakaan.

Ketua tim PLK UNY, Ribdwan Yusup Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan desa berbasis teknologi informasi. “Kami berharap pelatihan ini dapat membantu perpustakaan desa Somoketro menjadi lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga mampu memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberlanjutan program menjadi fokus utama tim PLK. Oleh karena itu, selain pelatihan, tim juga melakukan pendampingan agar sistem yang telah diterapkan dapat digunakan secara konsisten oleh pengelola perpustakaan.

Sementara itu, Kaur Umum Desa Somoketro, Ibu Arum, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UNY dalam membantu pengembangan perpustakaan desa. “Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Sistem yang diajarkan mempermudah kami dalam mengelola buku dan data anggota. Harapannya, perpustakaan desa bisa semakin maju dan diminati masyarakat,” tuturnya. Selain itu Arum juga menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa PLK UNY sangat membantu kegiatan yang ada di Somoketro sehingga harapannya kegiatan ini terus berlanjut.

Tim PLK UNY yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Ahmad Ribqi Abror, Zakky Anshari Lubis, Saorada Laorensia Nadap Dap, Felda Tsana Rasyid, Azizah Nurdiana, Sekar Titian Pangestu, Ribdwan Yusup Kurniawan, Zaskia Nazla, dan Naditya Tegar Afriansyah. Mereka bekerja secara kolaboratif mulai dari persiapan materi, pelaksanaan pelatihan, hingga evaluasi kegiatan.

Kegiatan ini secara langsung mendukung beberapa poin SDGs, di antaranya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses literasi dan pengelolaan pengetahuan, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) lewat penerapan teknologi digital di tingkat desa, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan penguatan fasilitas publik berbasis komunitas. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan perpustakaan desa Somoketro dapat bertransformasi menjadi pusat literasi yang modern dan inklusif. Digitalisasi layanan perpustakaan tidak hanya mempermudah pengelolaan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengakses informasi secara lebih luas dan cepat, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Penulis
Dedy
Editor
Sudaryono
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus