Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Bagian Karier dan Alumni sukses menyelenggarakan Workshop Seri Bimbingan Karier (WSBK) #18 pada hari Rabu, 30 September 2026. Mengusung tema "Global Career Opportunities: Membuka Peluang Karier ke Luar Negeri (East Asia Career: Strategi Tembus Jepang, Korea, & Tiongkok)", acara ini dilangsungkan secara hybrid yang berpusat di Ruang Sidang Utama Lantai 4 GLA Kampus Wates mulai pukul 08.15 hingga 11.30 WIB. Kegiatan ini memantik antusiasme tinggi dengan total pendaftar mencapai 918 orang, terdiri dari 160 peserta luring dan 758 peserta daring yang mewakili 12 fakultas/unit serta Sekolah Pascasarjana UNY.
Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (AKA) Fakultas Vokasi, Dr. Tri Hadi Karyono, S.Pd., M.Or., yang hadir mewakili Direktur Kemahasiswaan dan Alumni (DKA) UNY, Prof. Dr. Komarudin, M.A., memberikan dorongan moral dan motivasi kuat kepada seluruh peserta dalam sambutannya. Beliau menegaskan bahwa kesempatan untuk berkiprah di panggung internasional saat ini masih terbuka sangat lebar.
"Peluang kerja global di luar sana masih sangat banyak. Saya minta adik-adik mahasiswa dan alumni sekalian untuk mencermati, memperhatikan, serta menangkap setiap peluang kerja sama luar negeri yang ada," tegas Dr. Tri Hadi Karyono, S.Pd., M.Or. Beliau menambahkan bahwa DKA UNY siap mendampingi, memfasilitasi, hingga membantu menyalurkan lulusan yang bertekad meniti karier di mancanegara agar workshop ini menjadi jalan pembuka karier internasional yang nyata.
Pemaparan materi pertama diisi oleh Vivian Joscelyn Limanda selaku Country Representative PT. Walsin Research Innovation Indonesia, yang membawakan subtema mengenai peluang karier dan kompetensi industri global melalui Walsin HV Cable Engineering Program. Vivian memaparkan jenjang karier terstruktur hingga Level 5 (Expert Jointer) serta berbagai keuntungan bekerja di Taiwan, seperti dukungan komunitas Indonesia yang besar, tiket penerbangan tahunan, hingga izin membawa keluarga untuk posisi white-collar.
Tak hanya memaparkan peluang industri, Vivian juga membagikan cerita inspiratif dari pengalaman sang kakak yang menempuh studi di Taiwan. Berawal dari saran orang tua untuk mencari peluang studi sambil menguasai bahasa asing, perjalanan tersebut diawali dengan mempelajari Bahasa Mandarin yang diakuinya penuh tantangan karena perbedaan goresan karakter dapat mengubah arti. Ia menceritakan bahwa tahap awal tidaklah mudah karena seluruh materi perkuliahan disampaikan dalam bahasa Mandarin, di mana 3 hingga 4 bulan pertama dihabiskan khusus untuk pendalaman bahasa. Namun, memasuki tahun pertama, proses adaptasi dan eksplorasi mulai berjalan lancar. Melalui kisah ini, Vivian memberikan pesan dorongan "You should try" agar para mahasiswa tidak takut mencoba dan keluar dari zona nyaman.
Materi dilanjutkan oleh Kepala Divisi Praktik Industri dan Magang UNY, Dr. Ir. Yosep Efendi, M.Pd., yang mengupas strategi penyiapan karier sejak dini. Dr. Yosep memaparkan capaian magang internasional UNY periode 2025-2026 yang telah memberangkatkan 116 mahasiswa ke 18 perusahaan mitra di Jepang dan 2 perusahaan di Taiwan, serta pengembangan program Talent Scouting untuk menggembleng kesiapan bahasa dan budaya peserta didik. Suasana acara semakin menarik saat memutar video inspiratif dari para alumni yang kini berkarier di Jepang dan Thailand. Alumni tersebut, yakni Topan Yulianto dan Muhammad Biworo (Pendidikan Teknik Mesin) serta Muhammad Hubaib (D4 Tata Boga), menceritakan perjalanan mereka dari masa internship hingga menembus pasar kerja internasional.
Beragam tanggapan positif juga disampaikan oleh para peserta kegiatan. Hafiz Hariri Siregar (Prodi Fisika FMIPA) mengungkapkan bahwa acara ini memberinya wawasan penting terkait pengembangan diri dan networking. Sementara itu, Betran Trianto Puterbiarto dan Ramaharianti Amanta dari Prodi Administrasi Perkantoran Fakultas Vokasi merasa mendapat gambaran nyata mengenai persiapan bahasa dan peluang study exchange yang dapat menjadi bekal perencanaan studi serta karier mereka ke depan.
English