Tim PLK Kembara Mengabdi UNY Hadirkan Pembelajaran Kreatif di Yayasan Sabilussalam

Kegiatan Pembelajaran Luar Kampus (PLK) bertajuk “UNY Mengabdi” dilaksanakan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta dengan menghadirkan berbagai program edukatif di Yayasan Sabilussalam, Banguntapan, Baturetno, Bantul. Tim yang menamakan diri Kembara Mengabdi ini dipimpin oleh Izzudin Kheva Ichsan, mahasiswa FIP Prodi PGSD angkatan 2023, bersama sembilan anggota lainnya, yakni Lida Jufrotun, Isnaini Nur Azizah, Safira Sajidah, Indah Puji, Avida Rimadhan, Muhammad Irfan, Nur Laily Syarifah, Ahmad Yasin, dan Izzah Muflihah.

Kegiatan ini berlangsung di tengah kesibukan perkuliahan, sehingga pemilihan lokasi menjadi pertimbangan penting bagi mereka. Izzudin menjelaskan bahwa Yayasan Sabilussalam dipilih karena jaraknya relatif terjangkau dari kampus serta memiliki fleksibilitas dalam perizinan. Selain itu, latar belakang tim yang didominasi mahasiswa pendidikan juga menjadi alasan kuat dalam menentukan lokasi pengabdian. “Kami mencari tempat yang tidak hanya dekat, tetapi juga mendukung program kerja yang relevan dengan bidang pendidikan,” ujarnya.

Selama pelaksanaan PLK, tim Kembara Mengabdi menjalankan berbagai program unggulan, seperti bimbingan belajar Al-Qur’an dan pelajaran sekolah yang rutin dilaksanakan tiga kali dalam sepekan. Selain itu, mereka juga mengadakan kegiatan kreatif seperti pemanfaatan barang bekas, menanam, meronce, hingga pembelajaran berbasis permainan. Tidak hanya itu, tim juga menggelar sosialisasi menabung serta edukasi mengenai anak berkebutuhan khusus (ABK).

Menurut Izzudin, program bimbingan belajar menjadi kegiatan yang paling berdampak. Ia menuturkan bahwa anak-anak di yayasan menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pembelajaran. “Mereka senang belajar bersama kami, bahkan sering membawa tugas sekolah untuk dikerjakan bersama. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran kami benar-benar membantu,” katanya. Meski demikian, pelaksanaan program tidak lepas dari tantangan. Salah satu kendala terbesar yang dihadapi adalah tingginya ekspektasi dari pihak yayasan terhadap tim. Hal ini menuntut anggota untuk terus beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik.

Dari segi respon warga, kegiatan ini mendapatkan sambutan positif. Anak-anak di yayasan terlihat cepat beradaptasi dan semakin akrab dengan tim. Dukungan juga datang dari pengurus yayasan yang sejak awal menyambut baik kehadiran mahasiswa.

Menutup wawancara, Izzudin berpesan kepada mahasiswa UNY yang akan menjalani PLK agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Setiap tempat pengabdian pasti memiliki tantangan masing-masing. Kuncinya adalah bagaimana kita mampu beradaptasi dan menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis
Raka Adichandra
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus