Program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta di Dusun Karangbendo, Kecamatan Banguntapan, Bantul, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program berbasis lingkungan dan pemberdayaan. Kegiatan ini berlangsung sejak 23 Februari hingga 23 Mei 2026 dengan mengusung semangat pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan.
Melalui program bertajuk “Lentera Aksi”, sepuluh mahasiswa lintas program studi menjalankan pengabdian dengan dedikasi ilmu, tenaga, dan kreativitas untuk membantu masyarakat Dusun Karangbendo. Tim ini terdiri dari Karell (Manufaktur) selaku ketua, Nita (Kimia) sebagai sekretaris, Liyya (Administrasi Publik) sebagai bendahara, serta anggota lainnya yaitu Aisya, Vryzca, Hana, Desy, Erma, Khai, dan Anggita. Kehadiran mereka membawa semangat kolaborasi dalam mewujudkan perubahan yang bermanfaat bagi warga.
Program ini mengusung konsep besar “Lentera Hijau”, yaitu model pengabdian berbasis lingkungan dan keberlanjutan. Kata “Lentera” melambangkan cahaya dan harapan perubahan, sedangkan “Hijau” merepresentasikan pertumbuhan dan kepedulian terhadap alam. Konsep ini diwujudkan melalui empat pilar utama, yakni Lentera Tumbuh, Lentera Daur, Lentera Kreasi, dan Lentera Mandiri, yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan pangan, kreativitas, pengelolaan limbah, serta kemandirian ekonomi masyarakat.
Pilar pertama, Lentera Tumbuh, berfokus pada penguatan ketahanan pangan melalui urban farming dan sistem aquaponik. Mahasiswa mengadakan sosialisasi, membangun instalasi aquaponik, menanam bibit, serta membudidayakan ikan lele sebagai integrasi antara tanaman dan perikanan. Program ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun sistem pangan mandiri yang dapat dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan.
Pilar kedua, Lentera Daur, mengajarkan pemanfaatan limbah menjadi barang yang bernilai guna, salah satunya melalui pembuatan aquaponik dari galon bekas. Sementara itu, Lentera Kreasi mengembangkan kreativitas warga melalui kegiatan ecoprint, mulai dari edukasi, praktik cap daun, hingga mini fashion show. Kedua program ini menunjukkan bahwa limbah dan bahan alami di sekitar dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai estetika sekaligus manfaat ekonomi. Pilar keempat, Lentera Mandiri, mendorong pemanfaatan tanaman lokal menjadi produk sederhana seperti spray sereh dan pestisida dari daun pepaya. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada peluang usaha rumahan berbasis sumber daya lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Program ini diharapkan dapat membuka jalan menuju kemandirian ekonomi keluarga.
Selain empat pilar utama, mahasiswa juga melaksanakan berbagai program pendukung yang mempererat hubungan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan tanggap darurat gempa bumi di sekolah dasar, fun games edukatif di taman kanak-kanak, serta Program Ramadhanku yang menghadirkan jurnal interaktif untuk membina karakter anak melalui ayat-ayat Al-Qur'an dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya itu, tim PLK juga turut berpartisipasi dalam perayaan Hari Hari Kartini yang diselenggarakan di Pedukuhan Karangbendo.
Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini sekaligus mempererat kebersamaan dengan warga melalui suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Respons masyarakat terhadap pelaksanaan PLK ini sangat positif. Warga tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai pertanian, pengolahan limbah, dan kewirausahaan, tetapi juga merasakan meningkatnya kebersamaan melalui kegiatan edukatif dan sosial. Anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang interaktif, sementara orang dewasa mendapatkan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depan, mahasiswa UNY berharap seluruh program yang telah dirintis dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Karangbendo. Dengan semangat Lentera Aksi, pengabdian ini diharapkan menjadi cahaya yang menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan kepedulian lingkungan, sehingga potensi lokal Karangbendo dapat berkembang secara berkelanjutan
English