Mahasiswa UNY Berdayakan Warga Dusun Cengkehan lewat Program Edukasi dan Lingkungan

Mahasiswa Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam kelompok “Karsa Muda” melaksanakan berbagai program pengabdian masyarakat di Dusun Cengkehan, Desa Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan berlangsung selama 21 Februari hingga 20 Mei 2026 dengan fokus pada edukasi anak, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.

Kelompok PLK terdiri dari Gibran Akmal Adyan dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Renald Alfando (Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi), Halifa Muttaqina (Pendidikan IPS), Luailik Zuyyina Ayunina (Pendidikan IPS), Hanifah Ummu Salamah (Pendidikan Luar Biasa), Ghina Husna Mahirah (Pendidikan Luar Biasa), Annisa Diah Fatikharani (Pendidikan Bahasa Inggris), Rheisa Fatma Kerti Rahmah (Pendidikan Bahasa Inggris), Zakia Khairisma M. (Fisika), dan Dwi Pranyoto (Fisika).

Berbagai program kerja dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat setempat. Salah satunya adalah program mitigasi bencana kebakaran yang ditujukan bagi anak-anak Dusun Cengkehan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa menghadirkan tim pemadam kebakaran dari Desa Wukirsari untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran sejak dini. Anak-anak diajak memahami langkah penyelamatan diri dan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Selain itu, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melaksanakan program “English Time” bagi anak-anak bimbingan belajar di RT 4 Dusun Cengkehan. Pembelajaran dilakukan secara interaktif dan menyenangkan melalui permainan edukatif dan praktik percakapan sederhana agar anak-anak lebih percaya diri dalam belajar bahasa Inggris.

Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Luar Biasa juga mengadakan program “Bina Diri” yang berisi edukasi tentang kebiasaan hidup bersih dan sehat, seperti cara menggosok gigi yang benar, mencuci tangan, dan memotong kuku. Kegiatan tersebut dilengkapi dengan pembelajaran doa sehari-hari untuk membentuk karakter positif anak sejak usia dini.

Tidak hanya berfokus pada pendidikan, kelompok PLK Karsa Muda turut mengenalkan kembali permainan tradisional seperti gobak sodor dan bentengan kepada anak-anak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap budaya permainan tradisional tetap lestari sekaligus mampu melatih kerja sama, kekompakan, dan interaksi sosial anak-anak di tengah maraknya permainan digital. Pada bidang pemberdayaan masyarakat, mahasiswa mengadakan sosialisasi pembuatan pupuk organik bagi ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT). Pupuk dibuat dari limbah organik seperti kulit nanas, kulit jeruk, dan pelepah pisang yang dicampur dengan EM4 serta molase. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memanfaatkan sampah organik menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan.

Mahasiswa juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah bersama karang taruna. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mempraktikkan pembuatan lilin dari minyak jelantah sebagai bentuk inovasi pemanfaatan limbah rumah tangga.

Salah satu anggota kelompok PLK, Annisa Diah Fatikharani, mengatakan bahwa kegiatan pengabdian ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung bersama masyarakat. “Kami berharap program-program yang dijalankan tidak hanya memberikan manfaat sementara, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh warga Dusun Cengkehan,” ujarnya.

Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa PLK UNY berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kolaborasi, edukasi, dan kepedulian sosial di lingkungan pedesaan.

Penulis
Jhilly
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus