Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di kalangan mahasiswa terus menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Sebagai bentuk kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3: Good Health and Well-Being, tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2024 UNY menyelenggarakan podcast edukatif bertema “Kesehatan Mental dan Pola Hidup Mahasiswa” belum lama ini.
Kegiatan yang digagas oleh Nailil Husna, Febrina Qhyla Putri, dan Dinda Prajna Fadhilah ini bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental yang seimbang dengan pola hidup sehat. Melalui media podcast, tim berupaya menghadirkan ruang diskusi yang dekat dengan kehidupan mahasiswa sekaligus memberikan edukasi mengenai berbagai tantangan yang kerap dihadapi selama menjalani perkuliahan.
Berbagai isu yang relevan dengan kehidupan mahasiswa menjadi fokus pembahasan, mulai dari tekanan akademik, manajemen waktu, pola tidur yang tidak teratur, hingga kebiasaan sehari-hari yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis. Tema tersebut dipilih karena masih banyak mahasiswa yang mengalami stres akademik tanpa diimbangi dengan pola hidup yang sehat dan mekanisme pengelolaan stres yang memadai.
Untuk memperkuat materi yang disampaikan, tim melakukan survei terhadap mahasiswa UNY dari berbagai fakultas. Survei tersebut bertujuan mengidentifikasi tingkat stres, faktor-faktor penyebabnya, serta kebiasaan hidup yang berpengaruh terhadap kesehatan mental mahasiswa. Temuan dari survei kemudian digunakan sebagai dasar penyusunan konten podcast sehingga materi yang disajikan lebih relevan dengan kondisi nyata yang dihadapi mahasiswa.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bekerja sama dengan Unit Layanan Bimbingan dan Konseling (ULBK) UNY dengan menghadirkan konselor sebaya, Tria Ayu Fatmawati, sebagai narasumber. Pada sesi podcast, Tria menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan mental melalui pola hidup yang sehat, kemampuan mengelola stres, serta keberanian untuk mencari bantuan ketika menghadapi permasalahan psikologis. “Kalau kalian mau mencari teman untuk bercerita tentang masalah kalian, jangan takut untuk datang ke ULBK,” ujar Tria.
Podcast ini melibatkan puluhan mahasiswa sebagai responden sekaligus audiens. Kehadiran narasumber yang kompeten serta penyajian materi yang dekat dengan kehidupan mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kesehatan mental sebagai bagian dari kesejahteraan hidup.
Selain mendukung pencapaian SDG 3 (Good Health and Well-Being), kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan edukasi yang relevan dan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat serta kondusif bagi mahasiswa. Meski menghadapi sejumlah tantangan, seperti penyesuaian jadwal dengan narasumber, keterbatasan jumlah responden, dan kendala dalam menentukan lokasi rekaman, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Melalui inisiatif ini, mahasiswa UNY menunjukkan bahwa isu kesehatan mental dapat disampaikan secara kreatif dan edukatif melalui media digital yang dekat dengan generasi muda.
Sebagai bagian dari komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam mendukung pencapaian SDGs, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas sehingga mampu memberikan dampak yang semakin besar dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mahasiswa.
English