Kulon Progo – Sugiyanto, perangkat dusun yang selama ini hanya menggunakan komputer untuk mengetik surat, tidak pernah membayangkan dirinya mampu mengelola website desa.
Melalui pelatihan pengelolaan website yang diselenggarakan tim PkM UNY, ia belajar mengunggah berita, menampilkan potensi wisata, hingga mempromosikan produk UMKM warga. Pendampingan dilakukan secara bertahap sehingga perangkat desa dapat mengelola laman secara mandiri.
Beberapa bulan setelah website aktif, wisatawan mulai mengenal potensi desa melalui internet. Pelaku UMKM pun memperoleh pesanan dari luar daerah setelah produk mereka dipublikasikan di website.
Kini Sugiyanto menjadi narasumber bagi desa-desa sekitar yang ingin mengembangkan media informasi digital.
"Website ternyata bukan hanya milik kota besar. Desa juga bisa dikenal dunia," ujarnya.
Transformasi digital tersebut membuktikan bahwa pengabdian UNY mampu meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat promosi potensi lokal secara berkelanjutan.
English