Workshop Seri Bimbingan Karier #14 “Advocacy, Policy & Social Impact Careers”

Dalam rangka memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai peluang karier di bidang advokasi, kebijakan, dan dampak sosial, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa karier tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNY menyelenggarakan Workshop Seri Bimbingan Karier #14 “Advocacy, Policy & Social Impact Careers” pada Senin (18/5) di Gedung ISDB FISIP UNY Lantai 4. Workshop diikuti mahasiswa UNY dan mengundang para wakil dekan, kabag, dan tendik dari berbagai fakultas.

Melalui workshop ini, menurut Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Prof. Dr. Iis Prasetyo, S.Pd., M.M. menyampaikan bahwa mahasiswa didorong untuk memahami pentingnya kolaborasi, kepedulian sosial, kemampuan komunikasi, riset, advokasi, dan jejaring multipihak dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Lebih lanjut Sekdir DKA tujuan diselenggarakan workshop ini juga bertujuan membekali mahasiswa agar mampu membangun karier yang bermakna, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, khususnya dalam bidang yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, kebijakan publik, lingkungan, pendidikan, serta isu-isu sosial lainnya.

Presentasi Ir. I Gusti Ngurah Oka Santosa, M.M. bertema “Beyond Hospitality: The Social Impact Vision of Santhini Bali” menekankan bahwa industri hospitality tidak hanya berorientasi pada layanan dan keuntungan bisnis, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menciptakan dampak sosial. Melalui pengalaman membangun Santhini Bali, Oka Santosa menunjukkan bahwa pengembangan usaha dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat lokal, penciptaan lapangan kerja, pembangunan destinasi baru, serta penguatan sumber daya manusia daerah.

Dalam paparannya, ia juga menegaskan pentingnya ketekunan, keberanian mengambil risiko, kemampuan beradaptasi, dan keterampilan komunikasi dalam membangun karier maupun bisnis yang berkelanjutan. Communication skills dipandang sebagai kunci dalam membangun kepercayaan dengan masyarakat, pemerintah, investor, mitra, dan tim kerja. Pesan utama yang disampaikan adalah bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap masyarakat dan generasi muda.

Imron Gusroni, A.Md., S.E., M.M. pembicara kedua mengajak mahasiswa memahami bahwa perubahan purpose-driven sosial dapat dimulai dari aksi kecil yang dilakukan bersama secara konsisten, saat menyampaikan tema “Collaborative Action for Social Impact” menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam membangun karier yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui materi tersebut, mahasiswa didorong untuk menjadi generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bekerja sama, peduli terhadap isu sosial, serta memiliki orientasi karier yang bermakna atau. Dunia kerja saat ini membutuhkan kolaborator yang mampu menggabungkan kreativitas, kepedulian sosial, advokasi, data, riset, dan jejaring multipihak untuk menciptakan dampak nyata. Pesan utama yang disampaikan adalah bahwa karier terbaik bukan hanya yang membangun masa depan diri sendiri, tetapi juga ikut memperbaiki masa depan orang lain.

Selanjutnya, bersama Betran Yunior mengangkat pesan penting agar mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan, tetapi juga pribadi yang siap bersaing dan memiliki arah karier yang jelas. Melalui tema “Be More Than Just a Graduate”, peserta diajak untuk mulai mempersiapkan diri sejak masa kuliah dengan menentukan tujuan, mengelola prioritas, membangun relasi, mengasah keterampilan, memperluas pengalaman, memperkuat personal branding, serta menjaga relevansi dengan kebutuhan dunia kerja. Materi ini menegaskan bahwa masa kuliah merupakan waktu terbaik untuk berkembang, mencoba berbagai peluang, dan mempersiapkan diri agar mampu tampil berbeda di tengah persaingan karier yang semakin kompetitif.

Penulis
Sudaryono
Editor
Prasetyo Noviriyanto
Kategori Humas
IKU