Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang tergabung dalam KKN Kemanusiaan Steven Pawel Damanik melaksanakan kegiatan penanaman 60 bibit pohon pucuk merah di sepanjang jalan Desa Seuneubok Aceh, belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan lingkungan pascabanjir dan merupakan tindak lanjut dari arahan Datuk Penghulu Desa Seuneubok Aceh terkait kebutuhan penghijauan desa.
Kegiatan ini mendukung SDG 15: Life on Land yang berfokus pada perlindungan dan pemulihan ekosistem darat. Penanaman bibit dilakukan oleh 14 mahasiswa KKN Kemanusiaan sebagai bentuk peran aktif perguruan tinggi dalam pendampingan dan aksi lingkungan di wilayah terdampak bencana.
Pemilihan tanaman pucuk merah dinilai sesuai dengan kondisi lingkungan setempat karena mudah dirawat dan berfungsi memperbaiki kualitas lingkungan permukiman. “Tanaman pucuk merah kami pilih karena cocok dengan kondisi desa dan diharapkan dapat membantu pemulihan lingkungan pascabanjir” kata Rusli selaku Datuk Penghulu Desa Seuneubok Aceh. Selain mendukung SDG 15, kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dan SDG 13 (Climate Action) dalam upaya meningkatkan ketahanan lingkungan desa.
Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program KKN Kemanusiaan yang berkelanjutan. Diharapkan, kegiatan penanaman ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan Desa Seuneubok serta menjadi inspirasi bagi pelaksanaan program serupa di masa mendatang.
English