Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan UKMF Penelitian REALITY Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan SMART-TEEN (Smart Teen Against Stunting) pada Minggu (2/8) di Balai Kalurahan Kebonharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program KSATRIA yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan anemia, serta upaya pencegahan stunting sejak usia remaja.
Program SMART-TEEN diselenggarakan sebagai bentuk upaya preventif untuk mempersiapkan remaja menjadi generasi yang sehat dan berkualitas. Edukasi sejak usia remaja dinilai penting karena kondisi kesehatan, status gizi, serta kesiapan remaja dalam memasuki usia dewasa memiliki pengaruh terhadap pencegahan stunting pada generasi berikutnya. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, seksualitas yang sehat dan bertanggung jawab, risiko pernikahan dini, pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta penerapan pola hidup sehat melalui pemenuhan gizi seimbang.
Ketua Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIP UNY, Ahmad Nazarudin Ari Nuha, menjelaskan bahwa SMART-TEEN dirancang sebagai media edukasi sekaligus pemberdayaan remaja agar mampu menjadi agen perubahan dalam pencegahan stunting di lingkungan sekitarnya. "Pencegahan stunting tidak dimulai ketika seseorang telah menjadi orang tua, tetapi sejak masa remaja. Melalui SMART-TEEN, kami ingin membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan sehingga mereka mampu menerapkan pola hidup sehat, menjaga kesehatan reproduksi, serta menyebarluaskan informasi mengenai pencegahan stunting kepada teman sebaya maupun keluarga," ujarnya.
Kegiatan menghadirkan narasumber Raden Rara Rochayati Purwaningsih, S.Tr.Keb. yang menyampaikan materi mengenai kesehatan reproduksi remaja, pencegahan anemia, pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta dampak pernikahan dini terhadap risiko stunting. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui presentasi, sesi tanya jawab, dan ice breaking sehingga peserta dapat berdiskusi secara aktif mengenai berbagai permasalahan kesehatan remaja. Selain itu, peserta mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah mengikuti kegiatan.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIP UNY juga memperkenalkan mekanisme pendampingan melalui Lembar Monitoring Pencegahan Stunting yang akan digunakan peserta untuk memantau penerapan perilaku hidup sehat setelah kegiatan berlangsung. Tim juga membagikan Buku Standar Operasional Prosedur (SOP) Budidaya TANGKAS yang memuat tahapan budidaya bayam, mulai dari persiapan media tanam, proses penanaman, perawatan, hingga pemanenan sebagai panduan praktis bagi peserta. Setelah memperoleh penjelasan mengenai mekanisme budidaya, peserta mengikuti praktik penanaman bayam secara langsung sebagai bentuk implementasi edukasi gizi dan pemanfaatan potensi lingkungan.
Melalui SMART-TEEN, Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIP UNY berharap peserta tidak hanya mengalami peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan anemia, dan stunting, tetapi juga memiliki komitmen untuk menerapkan pola hidup sehat serta menjadi pelopor dalam menyebarluaskan edukasi kesehatan kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat. Program ini menjadi salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya.
English