Mahasiswa UNY–UNSAM Kolaborasi Kurangi Risiko Bencana dan Edukasi Lingkungan melalui KKN Kemanusiaan di Aceh Tamiang

Kolaborasi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Samudra (UNSAM) diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemanusiaan yang dilaksanakan di Desa Raja, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Program yang berlangsung belum lama ini menjadi bentuk pengabdian nyata mahasiswa dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir sekaligus memperkuat edukasi kebencanaan dan kepedulian lingkungan.

Sebanyak 14 mahasiswa terlibat dalam kegiatan ini, terdiri atas 4 mahasiswa UNY dan 10 mahasiswa UNSAM, dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Banu Setyo Adi, S.Pd.Kor., M.Pd. Empat mahasiswa UNY yang berpartisipasi yaitu Bagus El Hajj Bachtiar (Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan/FIKK), Nanda Shelvy Pratiwi (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/FMIPA), Maharestu Wardoyo Putri (Fakultas Ekonomi dan Bisnis/FEB), serta Mohammad Fadhil Hafidl Murwanto (Fakultas Teknik/FT).

Sejak awal pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN bersama relawan langsung bergerak membantu masyarakat yang terdampak banjir. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pemberian layanan pengobatan dan obat gratis bagi warga Desa Raja. Sekitar 20 warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, memanfaatkan layanan kesehatan tersebut.

Selain memberikan layanan kesehatan, mahasiswa juga membantu proses pemulihan fasilitas publik yang terdampak banjir. Mereka bersama warga melakukan pembersihan lumpur di kantor Datuk Penghulu (kepala desa) serta Meunasah atau balai desa agar fasilitas tersebut dapat kembali digunakan untuk aktivitas masyarakat.

Upaya pengurangan risiko bencana juga diwujudkan melalui program pembuatan dan pemasangan plang jalur evakuasi. Mahasiswa terlibat langsung dalam seluruh proses, mulai dari pembuatan plang berbahan kayu, pengecatan, hingga pemasangan di sejumlah titik strategis di Desa Raja. Secara keseluruhan, dipasang empat plang jalur evakuasi bencana serta plang pembatas dusun yang meliputi Dusun M. Ali, Dusun Syeh Nurdin, dan Dusun Paya Dehok. Selain itu, mahasiswa juga memasang papan informasi pengelolaan sampah dan menyediakan tempat sampah bagi masyarakat.

Bagus El Hajj Bachtiar menjelaskan bahwa keberadaan plang jalur evakuasi sangat penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir. “Pemasangan plang jalur evakuasi sangat penting mengingat kondisi geografis wilayah ini yang rentan banjir. Kami berharap masyarakat memiliki panduan yang jelas ketika menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan program tersebut, Mohammad Fadhil Hafidl Murwanto dari Fakultas Teknik berperan dalam perancangan desain dan konstruksi plang. Sementara itu, Maharestu Wardoyo Putri dan Nanda Shelvy Pratiwi turut terlibat aktif dalam proses pengecatan serta pemasangan plang di lapangan bersama masyarakat.

Selain fokus pada mitigasi bencana, mahasiswa juga menginisiasi kegiatan edukasi lingkungan melalui sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik kepada masyarakat. Papan informasi mengenai pengelolaan sampah dipasang di depan kantor Datuk Penghulu sebagai media edukasi bagi warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mampu mengelola limbah rumah tangga secara mandiri.

Kontribusi mahasiswa juga diberikan di bidang pendidikan. Mahasiswa KKN terlibat dalam kegiatan belajar-mengajar di SD Negeri Raja dan TK Negeri 2 Bendahara. Dalam kegiatan tersebut, Nanda Shelvy Pratiwi memberikan pembelajaran matematika kepada siswa kelas V SD dengan menggunakan alat peraga agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa.

Sementara itu, Bagus El Hajj Bachtiar menginisiasi kegiatan senam dan olahraga bersama anak-anak Desa Raja. Kegiatan tersebut meliputi senam, sepak bola, serta permainan tradisional yang diikuti sekitar 30 anak. Aktivitas ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak setelah mengalami dampak bencana banjir.

Program KKN Kemanusiaan ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui layanan kesehatan dan aktivitas fisik masyarakat; SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kegiatan pembelajaran di sekolah; SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui penyediaan jalur evakuasi bencana; serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui edukasi pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan yang berlangsung selama satu bulan tersebut, mahasiswa berharap program KKN Kemanusiaan tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek bagi masyarakat Desa Raja, tetapi juga meninggalkan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana, kepedulian lingkungan, serta kualitas pendidikan masyarakat.

Penulis
Bagus El Hajj Bachtiar, Nanda Shelvy Pratiwi, Maharestu Wardoyo Putri, Mohammad Fadhil Hafidl Murwanto
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus