Mahasiswa KKN UNY melaksanakan program pengabdian masyarakat di Dusun Mangir Tengah, Kalurahan Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini difokuskan pada upaya percepatan penurunan angka stunting melalui penguatan peran Posyandu dan edukasi gizi bagi keluarga yang memiliki bayi dan balita.
Program KKN tersebut dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya bayi dan balita yang berisiko mengalami stunting akibat kurangnya asupan gizi seimbang dan pola makan yang belum optimal di tingkat rumah tangga. Menanggapi kondisi tersebut, mahasiswa KKN UNY berinisiatif menghadirkan kegiatan pengadaan dan pembagian bahan makanan bergizi bagi bayi penderita dan berisiko stunting, yang terintegrasi dengan kegiatan rutin Posyandu Mangir Tengah.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim KKN UNY yang terdiri atas Muhammad Haedar Ali, Iqbal Setianam, Rosiana Istanti, Putri Meilia S., Elmalia Virdania Putri, Jasmin Putri D., Yolanda Putri PS., M. Aqil Satrio N., Risnindya Putri A., dan Borneo Rahmadi. Seluruh anggota tim terlibat aktif mulai dari tahap perencanaan, pendataan sasaran, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan bersama kader posyandu dan masyarakat setempat.
Ketua Tim KKN UNY Mangir Tengah, Muhammad Haedar Ali, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya stunting yang masih menjadi tantangan di tingkat desa. “Kami melihat langsung kondisi di lapangan bahwa masih ada bayi dan balita yang membutuhkan perhatian khusus terkait pemenuhan gizi. Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi seimbang sejak dini,” ujarnya, Rabu (4/2/26).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pendataan bayi dan balita yang mengalami atau berisiko stunting bekerja sama dengan kader Posyandu Mangir Tengah dan tenaga kesehatan setempat. Berdasarkan hasil pendataan tersebut, mahasiswa KKN melakukan pengadaan bahan makanan instan bergizi, seperti bubur bayi fortifikasi, biskuit bayi, susu pertumbuhan, serta produk Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) instan yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia 6–24 bulan.
Pelaksanaan program ini mendapat dukungan dari salah satu perusahaan consumer goods yang berperan sebagai sponsor kegiatan. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk penyediaan bahan makanan bergizi bagi bayi dan balita sasaran, sehingga membantu kelancaran pelaksanaan program serta memperluas jangkauan manfaat kegiatan di Dusun Mangir Tengah.
Pembagian bahan makanan bergizi dilakukan bersamaan dengan kegiatan posyandu serta melalui distribusi langsung ke TK PKK 8 Mangir. Selain penyaluran bantuan, mahasiswa KKN UNY juga menyelenggarakan edukasi gizi kepada para orang tua balita. Edukasi ini menekankan pentingnya gizi seimbang, kebersihan makanan, serta pemilihan MPASI yang sesuai dengan usia dan kebutuhan tumbuh kembang anak.
Kegiatan KKN UNY di Desa Mangir Tengah ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) melalui pemenuhan gizi bayi dan balita, serta SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak. Melalui sinergi antara mahasiswa, kader posyandu, masyarakat, dan dukungan pihak swasta, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.
English