UNY Lepas Mahasiswa Ikuti KKN Kemanusiaan di Aceh, Rektor Tekankan Nilai Empati dan Kepedulian Sosial

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemanusiaan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang akan diberangkatkan ke Provinsi Aceh. Kegiatan pembekalan sekaligus pelepasan dilaksanakan pada Selasa (6/1/26) di Ruang Sidang Utama Rektorat sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian pada 8 Januari 2026.

Rektor UNY Prof. Sumaryanto dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN Kemanusiaan merupakan wujud nyata komitmen UNY dalam menjalankan peran tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai kemanusiaan. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di wilayah pascabencana tidak hanya membawa program, tetapi juga harapan dan empati bagi masyarakat terdampak.“KKN Kemanusiaan ini bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan panggilan moral. Mahasiswa UNY diharapkan mampu menjadi agen pemulihan sosial, membangun kembali optimisme masyarakat, serta menunjukkan kepemimpinan sosial yang berlandaskan empati dan gotong royong,” ujar Prof. Sumaryanto. Pelepasan mahasiswa KKN Kemanusiaan UNY ditandai dengan pengalungan tanda peserta KKN pada dua perwakilan mahasiswa yaitu Kizha Diny Atikah (Pendidikan Nonformal) dan Alvin Anggayana (Pendidikan Seni Rupa) oleh Rektor.

KKN Kemanusiaan UNY tahun ini diikuti oleh 100 mahasiswa lintas fakultas serta 10 mahasiswa perwakilan organisasi kemahasiswaan. Para peserta akan melaksanakan pengabdian selama 30 hari, mulai 8 Januari hingga 6 Februari 2026, dengan fokus pada rehabilitasi masyarakat pascabencana serta penguatan resiliensi sosial dan psikologis warga di Aceh.

Dalam rangkaian pembekalan, UNY menghadirkan dua narasumber kompeten di bidang kebencanaan dan psikologi. Narasumber pertama, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, serta Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD DIY Robertus Ali Sadikin, S.H., membekali mahasiswa dengan pemahaman kesiapsiagaan serta peran mahasiswa dalam rehabilitasi masyarakat pascabencana. Sementara itu, Rahmatika Kurnia Romadhani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dosen Fakultas Psikologi UNY, menyampaikan materi mengenai resiliensi psikologis dan pendampingan psikososial bagi masyarakat terdampak bencana.

Sedangkan pembekalan teknis pelaksanaan KKN disampaikan Kepala Divisi KKN Dr. Kuncoro Asih Nugroho dan Tim IT KKN Efi Laila Latifah, M.Kom yang memaparkan bahwa pembekalan KKN Kemanusiaan UNY TA 2025/2026 bertujuan menyiapkan mahasiswa untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana melalui program yang humanis, partisipatif, layak, dan dapat diterima masyarakat. Materi pembekalan mencakup alur pelaksanaan KKN, penyusunan dan pelaporan program, etika mahasiswa, serta kewajiban administratif seperti logbook, matriks kegiatan, laporan, dan luaran program. Mahasiswa juga dibekali pemahaman tentang sanksi pelanggaran KKN agar mampu melaksanakan pengabdian secara bertanggung jawab sebagai representasi civitas akademika UNY.

Mahasiswa peserta KKN Kemanusiaan UNY akan ditempatkan di Universitas Samudera (UNSAM) Aceh dengan lokasi pengabdian di Kabupaten Aceh Tamiang, meliputi Kecamatan Manyak Payed, Bendahara, dan Karang Baru. Selama keberangkatan dan pelaksanaan, mahasiswa akan didampingi oleh dua pendamping, yakni Kepala Unit KKN, PK, PI, dan Magang serta Kepala Divisi KKN UNY. Peserta KKN Kemanusiaan berasal dari berbagai fakultas, yaitu Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, serta Fakultas Vokasi. Selain itu, keterlibatan organisasi kemahasiswaan seperti Pramuka, Korps Sukarela, Resimen Mahasiswa, Madawirna, dan KMMD turut memperkuat karakter kemanusiaan dan kesiapsiagaan mahasiswa di lapangan.

UNY memberikan dukungan penuh bagi peserta KKN Kemanusiaan berupa tiket perjalanan pulang-pergi serta bantuan biaya hidup sebesar Rp100.000,00 per mahasiswa per hari. Kegiatan ini juga memperoleh rekognisi akademik sesuai bidang mahasiswa, baik sebagai KKN, Praktik Kependidikan, Pengenalan Industri atau Magang, hingga PIT dan PIM bagi mahasiswa vokasi.

Salah satu peserta KKN, Dwi Cahyaningsih mengatakan bahwa ia akan melakukan serangkaian program menyesuaikan dengan kondisi di penempatannya. “Kami berencana mengadakan trauma healing, pendampingan pendidikan atau pemulihan lingkungan” ungkap mahasiswa prodi Psikologi tersebut.

Melalui program KKN Kemanusiaan ini, UNY berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh sekaligus menginternalisasi nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial sebagai bekal kepemimpinan di masa depan.

Penulis
Dedy
Editor
Sudaryono
Kategori Humas
IKU 5. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat