Workshop Penyamaan Persepsi Praktik Kependidikan Semester Gasal

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Workshop Penyamaan Persepsi Praktik Kependidikan (PK) untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 secara hybrid pada Kamis (9/7/26) di Ruang Sidang Utama Rektorat. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor UNY Prof. Sumaryanto dan dihadiri oleh kepala sekolah dan guru pamong sekolah mitra.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menyukseskan program Praktik Kependidikan. “Praktik Kependidikan ini merupakan salah satu mata kuliah wajib dalam membentuk karakter dan profesionalitas calon guru” ujar Rektor. Oleh karena itu diharapkan agar para guru pamong dapat lebih bersabar dalam mendampingi mahasiswa. Rektor juga menawarkan bagi para kepala sekolah atau guru pamong untuk studi lanjut S2 dan S3 di UNY dan adapat melalui jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau).

Menurut Kepala Unit KKN, PK, PI, Magang UNY Dr. Banu Setyo Adi kegiatan hari ini mengundang mitra sekolah, lembaga dan klub praktik kependidikan. “Jumlah mahasiswa PK semester gasal tahun ajaran 2026/2027 sejumlah 4340 orang” papar Banu Setyo Adi. Jumlah mitra sebanyak 329 sekolah, 69 klub dan 33 lembaga. Berlokasi di DIY 4 kabupaten dan 1 kota, Jawa Tengah 8 Kabupaten serta Bangka Belitung, Kutai Kartanegara dan Jakarta Timur 1 kabupaten dengan jumlah DPL 310 orang dosen. Kegiatan PK ini juga mengakomodasi sekolah di luar negeri yaitu SIKK dan SIKL (Malaysia), SIB (Thailand) dan SIJ (Saudi Arabia).

Kegiatan pemaparan materi disampaikan oleh Kepala Divisi PK Dr. Rony Siswo Setiaji yang menjelaskan kebijakan, mekanisme, serta inovasi terbaru dalam pelaksanaan Praktik Kependidikan tahun ini sekaligus menekankan pentingnya adaptasi magang berdampak dan pemanfaatan teknologi dalam proses pendampingan mahasiswa selama PK berlangsung. Rony juga menjelaskan alur dan jadwal pelaksanaan PK, tugas serta tanggung jawab DPL, kepala sekolah, koordinator, dan guru pembimbing, pola pembimbingan berbasis team teaching, serta jenis kegiatan PK sesuai karakteristik program studi. Selain itu, dipaparkan etika mahasiswa, penanganan masalah akademik dan nonakademik, mekanisme penilaian berbasis sistem daring, standar kelulusan minimal B+, serta kewajiban mahasiswa menyusun luaran berupa matriks kegiatan, logbook, laporan, modul ajar, video pembelajaran, dan berita yang mendukung pencapaian SDGs.

Workshop ini juga menjadi ajang diskusi aktif antara dosen, kepala sekolah dan guru pamong dalam membahas tantangan-tantangan riil yang dihadapi dalam praktik di sekolah, serta strategi pembinaan mahasiswa agar dapat memberikan kontribusi nyata selama pelaksanaan PK. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, UNY berharap pelaksanaan Praktik Kependidikan di semester gasal mendatang dapat berlangsung lebih terarah, bermutu, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di sekolah mitra.

Salah satu peserta, Supardal menyatakan bahwa para mahasiswa UNY yang melakukan praktik kependidikan di sekolahnya selama ini cukup baik dan menguasai ilmu sesuai program studinya. “Harapannya kerjasama ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang” tutur guru SMP 3 Bantul tersebut.

Pelaksanaan Praktik Kependidikan UNY juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi calon pendidik dan penguatan kemitraan dengan sekolah, lembaga, serta klub sebagai wahana pembelajaran nyata. Selain itu, kolaborasi antara UNY dan ratusan mitra di berbagai daerah hingga luar negeri mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi lintas institusi dalam menciptakan pendidikan yang transformatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Penulis
Dedy
Editor
Sudaryono
Kategori Humas
IKU 5. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat
IKU 7. Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif