UNY Terjunkan 100 Mahasiswa KKN di Kabupaten Blora, Perkuat Sinergi Membangun Masyarakat Berkelanjutan

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali memperkuat komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penerjunan 100 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kehadiran mahasiswa diterima secara resmi oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Blora di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) belum lama ini.

Mahasiswa KKN UNY akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di sejumlah desa yang tersebar di Kabupaten Blora. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mengidentifikasi potensi serta permasalahan yang ada, kemudian mengimplementasikan berbagai program sesuai kebutuhan di lokasi penugasan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kegiatan penerjunan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof. Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, hadir mengantarkan mahasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi antara UNY dan Pemerintah Kabupaten Blora. Prof. Nur Hidayanto menyampaikan bahwa KKN merupakan ruang pembelajaran yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan program kerja, tetapi juga membangun kolaborasi yang mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi desa lokasi KKN.

"Kami berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat. Jadikan KKN sebagai wadah belajar bersama masyarakat, mengembangkan kepemimpinan, kepekaan sosial, serta menghasilkan karya yang dapat terus dimanfaatkan setelah program berakhir. Melalui kegiatan ini, UNY ingin terus menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," ujarnya.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNY yang kembali menjadikan Kabupaten Blora sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat. Ia berharap mahasiswa dapat berkontribusi dalam berbagai program strategis daerah, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), pemberdayaan UMKM, peningkatan kesehatan masyarakat, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi desa sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Bupati juga mendorong agar setiap kelompok KKN menghasilkan karya yang berdampak dan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah masa pengabdian berakhir.

Mahasiswa KKN UNY diterima dan akan ditempatkan di 10 desa pada 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Blora: Desa Patalan, Ngadipurwo, Sendangharjo, Tempuran, dan Plantungan serta Kecamatan Jepon: Desa Kawengan, Bacem, Geneng, Puledagel, dan Gedangdowo.

Melalui pelaksanaan KKN di Kabupaten Blora, UNY berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi inovatif sesuai kebutuhan masyarakat. Program pengabdian ini sekaligus menjadi kontribusi UNY dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan pendampingan pendidikan, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui program kesehatan masyarakat, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemberdayaan UMKM dan ekonomi desa, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pengembangan potensi desa, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara UNY, Pemerintah Kabupaten Blora, pemerintah desa, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan dampak yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran UNY sebagai perguruan tinggi yang unggul, kreatif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.

Penulis
Dedy
Editor
Sudaryono
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus