Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Seleksi Mandiri (SM) Program Sarjana dan Sarjana Terapan (D4) berbasis Computer Based Test (CBT) Tahun 2026 pada Selasa-Jumat 7–10 Juli 2026. Pelaksanaan ujian berlangsung secara serentak di Kampus Karangmalang, Kampus Wates, dan Kampus Gunungkidul dengan dukungan ratusan pengawas, teknisi, serta panitia yang berkomitmen memastikan seluruh proses seleksi berjalan tertib, lancar, aman, transparan, dan akuntabel.
Sebanyak 10.906 peserta mengikuti seleksi yang diselenggarakan dalam tujuh sesi. Tanggal 7- 8 Juli, ujian dilaksanakan dalam dua sesi di ketiga lokasi ujian. Sementara itu, 9 Juli ujian berlangsung dua sesi di Kampus Karangmalang, dan sesi terakhir pada 10 Juli dilaksanakan di sebagian lokasi ujian. Setiap sesi diawali dengan registrasi, verifikasi identitas peserta, serta pengarahan mengenai tata tertib sebelum peserta mengerjakan Tes Potensi Akademik (TPA), dilanjutkan dengan Penalaran Matematika serta Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Hasil seleksi CBT Kampus akan diumumkan 14 Juli 2026 di laman resmi UNY.
Kepala Admisi UNY Dr. Bambang Saptono menegaskan bahwa integritas menjadi prinsip utama dalam penyelenggaraan Seleksi Mandiri CBT UNY. “Oleh karena itu, seluruh pengawas, teknisi, dan panitia diminta menjalankan tugas sesuai standar operasional yang telah ditetapkan serta sigap menangani berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan tanpa mengurangi hak peserta untuk mengikuti ujian secara adil” katanya. Untuk menjamin kualitas pelaksanaan, Unit Admisi UNY memberikan pembekalan kepada seluruh pengawas mengenai prosedur kepengawasan, mekanisme verifikasi dokumen peserta, penggunaan aplikasi pengawas, hingga penanganan berbagai kondisi yang mungkin terjadi selama ujian. Pengawas diwajibkan hadir satu jam sebelum ujian dimulai, melakukan pemeriksaan identitas peserta, memastikan peserta mematuhi tata tertib, serta mengawasi pelaksanaan ujian secara profesional tanpa mengganggu konsentrasi peserta.
Dalam pelaksanaan ujian, UNY menerapkan sistem pengawasan yang ketat. Setiap peserta diwajibkan membawa kartu peserta, kartu identitas, serta dokumen kelulusan sesuai ketentuan. Sebelum memasuki ruang ujian, peserta menjalani pemeriksaan keamanan dan menitipkan barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa ke dalam ruang ujian. Selama ujian berlangsung, peserta dilarang membawa alat komunikasi, kamera, kalkulator, maupun perangkat elektronik lainnya, serta tidak diperkenankan keluar ruangan sebelum ujian berakhir kecuali sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain melakukan pengawasan langsung di ruang ujian, seluruh proses administrasi pelaksanaan seleksi juga didukung melalui aplikasi pengawas berbasis daring. Melalui aplikasi tersebut, pengawas melakukan verifikasi kehadiran peserta, pengisian berita acara ujian, hingga finalisasi laporan pelaksanaan setiap sesi. Sistem ini menjadi bagian dari upaya UNY dalam mewujudkan tata kelola seleksi yang transparan, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Salah seorang peserta tes Salma Sabila mengaku tidak menemui kesulitan dalam mengerjakan soal tes CBT Kampus. Alumni SMKN 7 Yogyakarta itu berharap dapat diterima pada prodi pilihannya yaitu S1 Pariwisata Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Kepala Admisi UNY berpesan bagi para calon mahasiswa yang belum lolos jalur Seleksi Mandiri CBT Kampus, dapat mengikuti jalur Skor UTBK SNBT yang ditutup 17 Juli 2026 dan Seleksi Mandiri CBT Domisili yang akan ditutup pada 23 Juli 2026. Pendaftaran pada laman daftarpmb.uny.ac.id.
Melalui penyelenggaraan Seleksi Mandiri CBT Kampus tahun 2026 yang didukung sistem pengawasan yang profesional dan berbasis teknologi, UNY berkomitmen menghadirkan proses penerimaan mahasiswa baru yang objektif, kredibel, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
English