Transformasi digital menjadi kunci bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi digital. Menjawab tantangan tersebut, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UKMF MIPA Debate Club (MDC) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menghadirkan Program Griya Laku, sebuah program pemberdayaan yang mengintegrasikan pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), penguatan pemasaran digital, hingga perluasan jejaring bisnis bagi UMKM di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Program yang berlangsung sepanjang Juni–Juli 2026 ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas digital pelaku UMKM agar mampu menghasilkan produk yang lebih kompetitif, memperluas akses pasar, sekaligus membangun kemitraan usaha yang berkelanjutan.
Griya Laku merupakan bagian dari Program Griya Ceria yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM. Program ini lahir dari hasil identifikasi berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di Giripurwo, mulai dari rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran, kualitas visual produk yang belum optimal, hingga terbatasnya akses terhadap pasar dan jejaring usaha. Oleh karena itu, Tim PPK Ormawa MDC FMIPA UNY menyusun pendampingan secara bertahap sehingga peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung dalam pengembangan usahanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peluncuran Program Griya Laku di Balai Kalurahan Giripurwo. Acara tersebut dihadiri Pemerintah Kalurahan Giripurwo, Desa Preneur, Desa Prima, Tim Penggerak PKK, serta para pelaku UMKM sebagai bentuk kolaborasi dalam mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Pada kesempatan tersebut, tim memperkenalkan tahapan program yang meliputi peningkatan kualitas produk, penguatan identitas merek, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan jejaring kemitraan. Peserta juga mengikuti pre-test dan diskusi interaktif untuk memetakan kebutuhan serta tantangan yang dihadapi sehingga materi pendampingan dapat disusun secara tepat sasaran.
Sebagai tindak lanjut, Tim PPK Ormawa MDC FMIPA UNY menyelenggarakan pelatihan Visualisasi Produk melalui Fotografi dan Artificial Intelligence (AI). Dalam pelatihan ini, peserta dibekali teknik fotografi produk menggunakan peralatan sederhana, mulai dari pengaturan pencahayaan, komposisi, hingga sudut pengambilan gambar. Peserta juga dikenalkan pada pemanfaatan AI dan ChatGPT melalui teknik prompt engineering untuk menghasilkan visual promosi yang lebih menarik dan profesional. Antusiasme peserta terlihat ketika mereka mempraktikkan langsung pembuatan konten promosi sesuai karakter produk masing-masing.
Penguatan kapasitas digital berlanjut melalui Workshop Marketplace dan Personal Branding yang menghadirkan Anisah Darumeutia, S.E., M.Psi. sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun identitas merek yang kuat sekaligus strategi memanfaatkan marketplace sebagai sarana memperluas jangkauan pemasaran. Workshop juga berkolaborasi dengan Tim P2MW Ternak Creator UNY yang memperkenalkan model kolaborasi antara pelaku UMKM dan content creator sebagai strategi promosi yang lebih efektif di era digital.
Seluruh kompetensi yang telah diperoleh kemudian diimplementasikan melalui pendampingan Business Pitching dan Business Matching KUMITRA. Tim mendampingi peserta mulai dari penyusunan materi presentasi, penataan stan pameran, hingga evaluasi pascakegiatan. Pendampingan ini memberikan pengalaman nyata bagi pelaku UMKM dalam mempresentasikan produknya kepada calon mitra usaha sekaligus membuka peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan bisnis mereka.
Salah satu pelaku UMKM Desa Prima, Endang, mengaku memperoleh manfaat besar dari program tersebut. "Pendampingan ini membuat kami lebih percaya diri memperkenalkan produk kepada calon mitra usaha. Kami jadi memahami bagaimana mempersiapkan presentasi, memasarkan produk, dan memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha," ungkapnya.
Melalui Program Griya Laku, mahasiswa FMIPA UNY tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Pendampingan yang terintegrasi, mulai dari penguatan literasi digital, peningkatan kualitas promosi, strategi pemasaran, hingga perluasan jejaring bisnis, diharapkan mampu mendorong UMKM Giripurwo menjadi lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki daya saing yang semakin kuat, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Program Griya Laku dilaksanakan oleh Tim PPK Ormawa UKMF MIPA Debate Club FMIPA UNY yang beranggotakan Ferida Hafizhatul Lutfiyah, Adhelia Larasati, Ahmad Faathir, Avistra Wildan Putranto, Eka Dila Pratiwi, Hanif Kurniawan, Irsyad Nur Rahman, Nur Haryati, Nuuri Butsainah, Rahma Amalia, Rahma Setyaningtyas, Reno Bintang Laksmana, Talitha Nazwa Salsabila, dan Zhafran Mozak Atmaja, sebagai wujud kontribusi mahasiswa UNY dalam memberdayakan masyarakat melalui inovasi dan transformasi digital.
Program ini juga mencerminkan komitmen UNY dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan.
English