Job Fair Akbar 2026, Hadirkan 43 Perusahaan dengan 2.671 Kebutuhan Tenaga Kerja

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY bekerjasama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan dukungan BPJS Ketenagakerjaan kembali membuka ruang kolaborasi melalui penyelenggaraan Job Fair Akbar yang berlangsung pada Rabu-Kamis (10-11/6/26) di Auditorium UNY. Job Fair ini menjadi salah satu upaya nyata kampus dalam mempercepat penyerapan lulusan ke dunia kerja sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha. Para peserta tidak hanya dapat memperoleh informasi lowongan secara langsung dari perusahaan, tetapi juga berkesempatan membangun jejaring profesional dengan para perekrut.

Berbeda dari bursa kerja pada umumnya, Job Fair ini menyediakan fasilitas walk-in interview, sehingga pencari kerja yang memenuhi kualifikasi dapat langsung mengikuti proses wawancara dengan perusahaan pada hari yang sama. Fasilitas ini diharapkan mampu mempercepat proses rekrutmen sekaligus memberikan pengalaman yang lebih efektif bagi pelamar maupun perusahaan. Kegiatan ini juga dirancang sebagai job fair yang ramah disabilitas, sehingga memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pencari kerja untuk mengakses informasi karier dan mengikuti proses rekrutmen. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat inklusivitas dan kesetaraan kesempatan kerja yang terus didorong oleh UNY.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY Ariyanto Wibowo, SH., M.Hum dengan pemukulan gong. Menurutnya job fair ini merupakan salah satu upaya nyata pemerintah untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri. “Sebenarnya bukan lapangan kerja yang tetbatas atau tidak ada melainkan pekerjaan yang sesuai dengan harapan pencari kerja. Pada job fair ini sudah tercatat lebih dari 1400 orang yang ikut memperebutkan 394 formasi dari 43 perusahaan” ujar Ariyanto Wibowo. Dipaparkannya bahwa kondisi ketenagakerjaan di DIY jumlah angkatan kerja 2,24 juta orang dengan partisipasi angkatan kerja 73,73%, dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,18%. Data ini menunjukkan bahwa pasar kerja terus tumbuh.

Mewakili Rektor, Prof. Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro berharap penyelenggaraan Job Fair ini dapat menjadi titik temu antara pencari dan penyedia kerja dengan harapan ada sinkronisasi antara dunia pendidikan, dunia industri dan dunia kerja. “Sehingga kedepan tidak ada lulusan yang tertinggal baik kemampuan, pengetahuan dan talentnya” kata Wakil Rektor Bidang Akademik UNY tersebut.

Kepala Bidang Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi DIY Elly Supriyanti, K.S, S.Psi, M.Ec.Dev. menyatakan kegiatan ini diikuti oleh 43 perusahaan dari berbagai sektor industri yang menawarkan 394 formasi jabatan dengan total 2.671 kebutuhan tenaga kerja bagi lulusan SMA/SMK, diploma, sarjana, maupun pencari kerja umum. “Kami ambil tema ‘Jogja Istimewa: Generasi Inovatif untuk Daya Saing di Pasar Kerja Global’ dengan semangat untuk mendorong generasi muda agar lebih kreatif, adaptif dan berdaya juang menghadapi pasar kerja” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini sejumlah perusahaan memaparkan company profilenya, dan membuka walk in interview sebagai sarana rekrutmen calon tenaga kerjanya. Juga dilaksanakan penandatanganan MoU secara simbolis antara PT. Yogya CNC Service dengan SMKN 1 Yogyakarta, PT. Auri Steel Metalindo dengan SMK Tamansiwa Jetis, PT. Anugerah Mulia Sentosa dengan SMKN 3 Yogyakarta dan PT Prima Karya Sarana Sejahtera dengan SMK Diponegoro Depok, mewakili 29 MoU yang diresmikan pada event ini.

Penyelenggaraan Job Fair ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kesiapan karier mahasiswa dan alumni, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui perluasan akses terhadap lapangan kerja yang layak, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui penyediaan kesempatan kerja yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Penulis
Dedy
Editor
Sudaryono
Kategori Humas
IKU 5. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat