UNY MENDAPATKAN OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN

Universitas Negeri Yogyakarta sebagai Satuan Kerja BLU (Badan Layanan umum) telah menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan BLU (PK-BLU) sejak tahun 2009. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 pasal 27 ayat 8 dinyatakan bahwa laporan pertanggungjawaban keuangan BLU diaudit oleh pemeriksa eksternal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sesuai dengan hal tersebut, laporan pertanggungjawaban keuangan UNY sejak tahun 2009, 2010, dan 2011 telah dilakukan audit oleh pemeriksa eksternal (Kantor Akuntan Publik). Sejak ditetapkan sebagai satker BLU, UNY telah menerapkan pola pengelolaan keuangan BLU baik pada unit-unit kerja/fakultas maupun tingkat universitas. Laporan pertanggungjawaban keuangan UNY tahun 2011 telah diaudit oleh pemeriksa eksternal Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Henry & Sugeng, dan mendapatkan opini dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan demikian dalam kurun waktu 3 tahun ini, yaitu tahun 2009, 2010, dan 2011, UNY telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan pertanggungjawaban keuangannya.

Pemeriksaan oleh pihak eksternal ini merupakan bagian dari peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan. Selain audit eksternal tersebut, juga dilakukan audit internal oleh Satuan Pengawasan Internal (SPI) dan Irjen Kemendikbud. Kepala Bagian Keuangan dan Akuntansi UNY, Sukirjo, M.Pd, mengatakan bahwa predikat opini WTP tersebut juga mencerminkan adanya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Pengelolaan keuangan UNY dapat dipertanggungjawabkan baik kepada negara, masyarakat, maupun pihak internal UNY dengan berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Peningkatan tata kelola dan implementasi pengelolaan keuangan BLU terus dilakukan di UNY dalam rangka mendukung tercapainya kepemerintahan yang baik (good governance), dan meningkatkan kepercayaan masyarakat” kata Sukirdjo, M.Pd.,

Sementara itu, Wakil Rektor II UNY, Dr. Moch Alip, M.A., menyebutkan bahwa dengan diraihnya opini WTP atas laporan keuangan UNY akan terbebas dari beban psikologis. Hal itu dapat menjadi penanda bahwa proses pertanggungjawaban program/kegiatan dan pengelolaan dana yang dilakukan UNY telah dilaporkan dan dipertanggungjawabkan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum. “Ini merupakan prestasi tertinggi sebagai penyelenggara negara karena untuk meraih opini WTP tidaklah mudah, diperlukan kerja keras untuk mendapatkannya” kata Dr. Moch Alip, MA.”. Lebih lanjut, Moch Alip menjelaskan bahwa dalam proses audit,  selain laporan keuangan aspek yang diaudit adalah kepatuhan terhadap undang-undang tentang pengelolaan keuangan negara dan audit kinerja. Audit kinerja merupakan evaluasi tercapainya outcome, yaitu tercapainya tujuan UNY melalui program beserta kegiatan yang direncanakan selama tahun 2011 berdasarkan pada rencana strategis 2008-2012.(dedy/aw)

Label Berita: