PELEPASAN GURU BESAR PROF. DJEMARI MARDAPI

Kualitas pendidikan kejuruan dapat dilihat dari 3 aspek kompetensi lulusan SMK yaitu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki serta sikap yang ditampilkan dalam bentuk perilaku. Ini yang menjadi fokus peningkatan kualitas pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan berarti peningkatan kompetensi lulusan yaitu kemampuan yang ditampilkan peserta didik. Aspek sikap yang penting adalah kerjasama, saling percaya, tanggungjawab dan kemandirian. Level pengetahuan, ketrampilan dan sikap peserta didik merupakan hasil pembelajaran. Demikian dikatakan Prof. Djemari Mardapi, Ph.D dalam pidato pelepasannya sebagai guru besar purnatugas di Ruang Sidang Utama Rektorat UNY (8/2). Pelepasan guru besar dilakukan oleh Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A., dan dihadiri oleh anggota Senat serta jajaran dekanat fakultas di lingkungan UNY. 

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul ‘Peran Evaluasi Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Kejuruan’ tersebut, Prof. Djemari Mardapi, Ph.D mengatakan bahwa evaluasi merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran dan salah satu rangkaian dalam meningkatkan kualitas, kinerja dan produktivitas suatu lembaga. “Melalui evaluasi akan diperoleh informasi tentang apa yang telah dicapai dan mana yang belum” kata Prof. Djemari Mardapi, Ph.D “Selanjutnya informasi ini digunakan untuk perbaikan suatu program”. Menurut pria kelahiran Binjai 1 Januari 1947 tersebut, setiap melakukan evaluasi diperlukan informasi hasil penilaian dan data hasil pengukuran. Pengukuran bisa dilakukan melalui ujian, untuk mengetahui hasil peserta didik dan keberhasilan mengajar pendidik. Sedangkan penilaian umumnya memerlukan data hasil pengukuran berupa penafsiran terhadap angka yang diperoleh dari hasil pengukuran.

Dosen jurusan pendidikan teknik elektro Fakultas Teknik UNY tersebut menyimpulkan bahwa evaluasi program pendidikan memerlukan informasi hasil penilaian. Pada prinsipnya sistem penilaian ynag digunakan di pendidikan kejuruan harus mampu memberi informasi yang akurat, mendorong peserta didik untuk belajar, memotivasi pendidik mengajar, meningkatkan kinerja lembaga dan meningkatkan kualitas pendidikan. “Hal yang penting dalam melakukan penilaian adalah informasi akurat melalui analisis data dan teori tes” tutupnya.(dedy)

Label Berita: 
Share/Save